Ketika Jaket Hijau Menjadi Target: Kisah Pilu Ojol yang Terluka
Ojek online (ojol) telah menjadi tulang punggung mobilitas perkotaan, menawarkan kemudahan dan efisiensi. Namun, di balik seragam jaket hijau yang melaju di jalanan, tersimpan kisah pilu para pengemudi yang tak jarang menjadi korban. Mereka adalah garda terdepan yang rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan dan eksploitasi.
Kasus perampokan dengan kekerasan, penipuan order fiktif yang merugikan materi, hingga ancaman verbal atau fisik dari oknum tak bertanggung jawab, kerap menimpa para pengemudi ojol. Tak jarang, ponsel, motor, bahkan nyawa mereka menjadi taruhan. Dampak yang dirasakan tak hanya kerugian materiil, tetapi juga trauma psikologis dan rasa tidak aman saat bekerja.
Kisah-kisah ini adalah pengingat bahwa di balik layanan praktis, ada manusia dengan risiko tinggi yang berjuang mencari nafkah. Sudah saatnya kita melihat mereka bukan hanya sebagai penyedia jasa, tetapi juga sebagai individu yang membutuhkan empati, perlindungan lebih kuat dari platform, dan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat. Mereka pahlawan jalanan yang butuh perlindungan, bukan malah menjadi target.


