Infrastruktur dalam Bahaya: Besi Jembatan Jadi Sasaran Maling!
Pencurian besi jembatan bukan lagi sekadar kasus kriminal biasa, melainkan ancaman serius yang mengintai keselamatan publik dan merusak infrastruktur vital negara. Fenomena ini semakin meresahkan, di mana para pelaku tak segan membongkar komponen vital jembatan demi keuntungan sesaat dari penjualan besi tua.
Besi-besi penyusun jembatan, mulai dari pagar pengaman, plat penutup, hingga komponen struktur penyangga, menjadi target utama. Akibatnya, kekuatan struktur jembatan menjadi keropos, meninggalkan lubang menganga yang membahayakan pengguna jalan. Potensi ambruknya jembatan menjadi nyata, mengancam kecelakaan maut, terutama bagi pengendara motor yang bisa terjatuh atau terperosok.
Selain risiko nyawa, kerugian material untuk perbaikan jembatan yang rusak juga tidak sedikit, membebani anggaran negara yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan lain. Lebih jauh, aksi ini merusak infrastruktur yang dibangun dengan susah payah untuk konektivitas dan perekonomian.
Menghadapi ancaman ini, perlu ada langkah konkret: peningkatan pengawasan rutin oleh pihak berwenang, partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku. Pencurian besi jembatan adalah kejahatan serius yang mempertaruhkan nyawa banyak orang. Melindungi infrastruktur kita berarti melindungi masa depan dan keselamatan bersama. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.
